Memilih untuk bahagia atau untuk sengsara.
Memilih untuk dipulihkan atau untuk menyimpan kepahitan.
Memilih untuk mengampuni atau untuk mendendam.
Hidup adalah masalah pilihan.
Kebahagiaan semu bisa kita dapatkan, yang sejati tak jauh dari jangkauan.
Cinta kasih juga bisa kita miliki, namun dendam dan amarah juga bisa kita alami.
Persahabatan nan indah bukan impian, pengkhianatan dan kepahitan mungkin kita dapati
Hidup adalah masalah pilihan.
Mengenai bagaimana kita menjalani hidup. Mengenai bagaimana kita menghabiskan seluruh waktu.
Ada orang yang menganggap kehidupan sebagai angin yang berhembus.
Banyak yang dating dan yang pergi, tak dapat ditebak dan tak dapat dipungkiri.
Ada pula yang menganggap kehidupan sebagai medan peperangan.
Dimana ia harung berjuang tiada henti, tanpa ada kedamaian di hati.
Sementara yang lain menganggap kehidupan sebagai kutukan dari Yang Maha Kuasa.
Hidup tak lagi berarti bagi dirinya, ratap tak pernah jauh dari mulutnya.
Air mata mengalir siang malam, sebab hanyalah duka nestapa yang ada.
Namun. . .
Orang yang berbahagia menganggap kehidupan sebagai suatu emas mulia. Harta nan sangat berharga.
Anugerah ilahi yang tak tertandingi.
Hidup adalah masalah pilihan
Yang manakah yang kita pilih?
Tanyakan pada diri sendiri. .
Dan jadikan hidupmu lebih berarti...
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
aku tau hidup ini untuk dijalani , , bagaimanapun pahit dan manisnya hidup ini, tetap harus aku hadapi , ,
aku tau hidup ini untuk dijalani , , bagaimanapun pahit dan manisnya hidup ini, tetap harus aku hadapi , ,
Baik atau buruknya tetap harus aku terima , ,
Karna lari dari kenyataan hidup ini adalah "PENGECUT".
So biarkan cerita hidup ini mengalir seperti air dengan sendirinya, karna dalam hidup ini tidak ada yang abadi..
Karna lari dari kenyataan hidup ini adalah "PENGECUT".
So biarkan cerita hidup ini mengalir seperti air dengan sendirinya, karna dalam hidup ini tidak ada yang abadi..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Monggo Komengnya buuu