Ini bukan menjadi sesuatu yang pertama bagiku ketika aku hanya dapat duduk terdiam di dedepan laptop hitamku ini sambil sesekali mengambil napas dalam - dalam dan kemudian menghembuskannya. Nyesek. Iya.. nyesek banget ketika memeperhatikan dan membaca status- status yang kamu buat dengan penuh amarah. Beberapa keluhan tentang kehidupan yang kau rasa datang dengan sungguh tidak adilnya dalam hidupmu.
Aku memang dapat merasakan ketidak berdayaanmu menghadapi semua masalah ini yang kau ungkapkan dengan kata-kata,kau tampak telah lelah mengahadapi kemelut kehidupan. Bahkan mungkin saja aku juga akan melakukan hal yang sama seperti yang kau lakukan.
Tetapi jujur saja terkadang aku hanya bisa diam tak mampu melakukan apa - apa dengan keluh kesahmu, dengan masalah yang selalu sama. Bukan aku tak mau atau bosan mendengarkan keluh - kesahmu, kau tau aku adalah pendengar yang baik, kau tau aku selalu siap kapanpun juga disetiap kau butuh telinga untuk mendengarkanmu, bahu untuk bersandar, dan rasa aman untuk berlindung dari ketakutanmu sendiri. Walaupun tubuh ini kecil dan rapuh tetapi tubuh ini cukup mampu untuk merangkulmu setidaknya hingga kamu mampu untuk tersenyum kembali. Hanya saja terkadang aku tak tau lagi apa yang harus dilakukan, apa yang harus aku katakan.Semua terasa sama dan berulang-ulang.
Sabarlah .. kuatlah.. ini semua hanyalah cobaan Allah yang akan membuatmu lebih kuat daripada sebelumnya, mengeluh tidak akan mengurangi masalah, sayang. Mengeluh hanya akan membuatmu semakin terpuruk, semakin hancur, dan mengeluh hanya akan menyeretmu ke sebuah lubang yang berisi putus asa, menyerah, dan ketidak mampuan. Jika kamu mau untuk menoleh kebelakang, masih banyak yang lebih kurang darimu.
Kuat dan tegarlah sayang, bukankah kau pernah melewati semua permasalahan seperti ini sebelumnya dengan sangat baik? Dan aku percaya bahwa kau adalah seseorang yang sangat kuat dan tak ada yang bisa menandingimu saat ini selain Allah, kau yang lebih tau tentang dirimu dan kehidupanmu, tetaplah kuat dan bersemangatlah.
Berhentilah mengeluh, karena aku akan selalu berdoa untukmu dalam diamku. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Monggo Komengnya buuu