Miki aku adopsi sejak umur 3 bulan, dia masih sangat kecil, masih unyu, lucu, tanggap, dan menggemaskan pastinya dong. karena hal itu yang membuatnya terpilih ketimbang saudaranya.
Miki kecil gesit banget kalau diajak main bola, sekencang mungkin dia berlari mengejar gumpalan kertas yang aku lempar-lemparin kemudian menggigitnya dan membawanya kembali kepadaku, terkadang dia tidak peduli berapa kali kepalanya harus membentur tembok atau kayu atau terpeleset di lantai yang licin bagi keempat kaki yang dilengkapi dengan kuku - kuku kecil miliknya. iya ini tentang miki si kucing.
Miki paling suka tidur di rak - rak buku milik adikku atau sesekali menyelinap diantara baju - baju yang telah aku tata di lemari kamarku. yup, emang terkadang dia nakal sekali.
pernah suatu hari aku sempat lupa mengunci pintu kandang berwarna merah muda miliknya, pada saat yang sama juga pintu rumahku terbuka dan tak ada satupun orang dirumah yang mengetahui pergerakan si miki kecil ini. ketika sadar miki tak ada di kandang dengan kondisi pintu rumah terbuka, aku panik!
seisi rumah langsung dihebohkan dengan berita hilangnya miki. semua orang pergi mencarinya, mulai dari setiap ruangan di dalam rumah, halaman rumah, pekarangan, rumah tetangga,
cukup lama kami pergi mencari keberadaan miki kecil ini,beberapa kali aku harus berputar - putar untuk mencari anak kucing kecil milikku ini. aku takut dia hilang karena tak tau jalan pulang. penncariankupun mulai tak membawakan hasil, aku kesal, aku marah, aku capek, air mata pun tak tertahankan. namanya juga cewek jika dia berada di titik puncak kemarahan, sebel, capek, kalau gak diem ya nangis, gitu doang! simple kan? hehe :)
Karena merasa tak membawakan hasil dan air matapun tak tertahankan saat itu, langsung saja terpikirkan bahwa kamar adalah salah satu tempat terbaik untuk melepaskan semua perasaan yang berkecamuk didada. Dan ketika aku telah berada di kamar dengan pipi yang masih terus basah, tiba - tiba aku merasa ada yang aneh dengan pakaian yang berada di lemari miliku yang pada saat itu pintunya memang sedang terbuka, ku amati perlahan-lahan , tanpan semakin aneh kurasa.
setelah kudekati dan kuraba permukaan pakaian, memang ada yang aneh, yupp aneh banget karena setelah aku inget - inget aku sama sekali tidak memiliki pakaian yang berbulu lembut seperti itu. saat tanganku mulai menyentuh permukaan bulu-bulu itu langsung saja ada garis melengkung kebawah yang terlukis diwajahku.miki disitu! dan hal yang paling membuatku kesal sekaligus gemas adalah tiba tiba dia menguap dengan santainya sedangkan aku masih dengan pipiku yang masih terus basah karena bingung, bercampur dengan sedih dan khawatir. iya itulah ulah mikiku.
Aku suka ketika dia mengeong dan datang menghampiri ketika aku memanggil namanya, aku gemas ketika dia menggodaku dengan tiba - tiba menjatuhkan diri dan berguling - guling dengan manja di dekatku agar aku menggaruk perutnya. aku bangga ketika dia mampu mengikuti perintahku aku menyuruhnya untuk tidur ketika dia sedaang berjalan atau bermain dan langsung berguling - guling di dekatku.
| Ini Miki |
![]() |
| Gantheng Kan Mikiku? |
![]() |
| Miki Manja Banget |
| Belum berumur 1 tahun aja udah bongsor |
| Mirip singa kan? |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Monggo Komengnya buuu